Indo Security System
Open Security and Safety Alliance

Standardisasi telah lama menjadi pembahasan yang menarik di industri keamanan dan keselamatan. Namun upaya untuk menyamakan kerangka kerja (framework) dalam industri ini kenyataannya masih berjalan di tempat. Masing-masing pelaku industri masih menutup diri sehingga solusi keamanan dan keselamatan masih terfragmentasi dan tidak adanya pendekatan kolaboratif untuk menghadapi perkembangan Internet of Things (IoT) yang semakin kuat mengubah dunia menjadi lebih terhubung (connected) dibandingkan sebelumnya.

Tepat setahun lalu, akhirnya Bosch Building Technologies, Hanwha Techwin, Milestone Systems, Pelco by Schneider Electric dan VIVOTEK mulai berinisiasi mendirikan Open Security & Safety Alliance (OSSA) untuk menghadapi lajunya evolusi IoT yang ditandai dengan semakin tumbuhnya perangkat yang saling terhubung dan berkomunikasi satu sama lain. Aliansi sebagai perusahaan nirlaba akan menyatukan perusahaan-perusahaan yang berpikiran sama untuk berkolaborasi menghadapi tantangan pasar yang ada dengan menetapkan platform standar dari solusi keamanan dan keselamatan agar dapat diakses setiap orang.

Inisiasi tersebut tidak hanya hasil pemikiran kelima pendiri OSSA, tetapi lebih dari 50 perusahaan yang berkecimpung dalam pengawasan video, akses kontrol, intrusi dan otomatisasi bangunan, juga turut andil dalam mendiskusikan pembentukan aliansi. Memakan waktu setahun lamanya, akhirnya perusahaan yang terdiri dari produsen, pemasok hingga sistem integrator memberikan umpan balik positif untuk pendirian aliansi ini.

   

Perwakilan Bosch di Dewan Direksi OSSA, Gert van Iperen menerangkan bahwa aliansi ini dibentuk sebagai reaksi terhadap pasar keamanan yang dipengaruhi oleh evolusi berkelanjutan IoT dan agregasi data. Penting bagi mereka untuk memulai inisiasi ini karena kemunculan IoT telah berdampak terhadap pengembangan perangkat keamanan dan keselamatan ke depannya. Sehingga diperlukan kesepakatan bersama untuk menentukan platform standar yang dapat digunakan dan dikembangkan bersama-sama.

Apalagi menurutnya, sekarang ini banyak pelaku pasar bersaing dalam hal teknis yang kenyataannya tidak serta merta membuat perbedaan signifikan bagi pelanggan. Oleh karena itu pasar membutuhkan arah baru dan framework yang memungkinkan industri untuk fokus pada inovasi dan pengembangan yang dapat menambah nilai bagi pelanggan secara nyata. “Dalam beberapa tahun terakhir terlihat jelas bagaimana industri keamanan dan keselamatan membutuhkan inisiatif OSSA dalam menerapkan standar dan spesifikasi yang disepakati bersama untuk meningkatkan layanan dan solusi yang ditawarkan,” ujar Iperen.

                                                  

Lebih lanjut dikatakannya, meskipun anggota aliansi ini merupakan pesaing, namun mempunyai tujuan yang sama untuk meningkatkan standar pada bidang-bidang seperti keamanan data, performa, kualitas produk dan solusi, serta mendorong inovasi ke level baru. “Kami ingin keamanan dan keselamatan menjadi pasar yang aman dan menarik untuk investasi di masa depan dan aliansi akan memainkan peran penting untuk tujuan ini,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan Presiden OSSA, Johan Jubegga, bahwa aliansi ingin membangun lingkungan tanpa gesekan melalui standar yang dapat digunakan oleh setiap perusahaan keamanan dan keselamatan. Pendekatan ini menurutnya akan mampu memanfaatkan lonjakan data yang dihasilkan dari IoT untuk mendorong inovasi baru. “IoT telah mengubah peran perangkat keamanan dan meningkatkan penyebaran sensor yang menciptakan lingkungan yang kaya data. Namun data ini kurang dimanfaatkan secara maksimal untuk meciptakan peluang baru. Meskipun big data telah membantu pengembangan analitik dan membuka peluang besar bagi pengembangan AI, pada kenyataannya kita hanya menyentuh permukaannya saja,” papar Jubegga.

Padahal menurutnya, bila dapat memanfaatkan data yang ada secara maksimum, maka dapat mendorong inovasi yang berkelanjutan dan membuat peluang baru. Contohnya, kamera pengawas dengan dukungan aplikasi tertentu akan membuatnya tidak hanya berfungsi untuk melindungi orang dan properti di toko, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk business intelligence.

                                                  

“OSSA dibentuk untuk mengakomodasi hal ini. Salah satu tujuannya adalah menciptakan sistem operasi (OS) bersama yang memungkinkan berbagai produsen kamera untuk bekerja sama. Dengan platform yang sama, maka pengguna akhir dapat menjalankan program atau aplikasi pada perangkat yang berbeda, mirip dengan smartphone,” paparnya.

Selain mengembangkan dan menetapkan OS sendiri, standar spesifikasi juga menjangkau infrastruktur IoT, keamanan dan privasi data, serta mendorong peningkatan performa pada solusi keamanan dan keselamatan. Untuk itu ada tiga hal utama yang akan dilakukan Aliansi, yaitu:

  1. Menciptakan dan mendorong penggunaan standar, praktik terbaik dan spesifikasi yang disepakati bersama.
  2. Mengatasi tantangan yang ada berdasarkan kesepakatan bersama antar pelaku industri, di antaranya masalah keamanan data dan privasi.
  3. Memungkinkan para pelaku pasar untuk fokus pada solusi inovatif yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan.

Dengan demikian, aliansi dipastikan tidak akan membuat produk, tetapi sebaliknya akan memproduksi dan mendorong penggunaan standar baru, serta memberikan panduan tentang interpretasi sebuah standar dan spesifikasi agar dapat mendorong solusi yang lebih cerdas dan bermanfaat bagi pengguna. Di sini, OSSA mengajak produsen perangkat, pengembang perangkat lunak, produsen System on Chip (SoC) dan sistem integrator untuk berkolaborasi mewujudkan ini semua.

Apa Yang Ditawarkan OSSA Kepada 4 Pelaku Industri?

Produsen Perangkat

Di aliansi, mereka dapat mengembangkan dan memanfaatkan framework yang tersedia, yang meliputi OS, infrastruktur IoT, pendekatan keamanan dan privasi data, serta standar kinerja untuk perangkat masa depan. Dengan demikian, mereka dapat membantu membentuk solusi keamanan dan keselamatan masa depan.

Selain itu, juga dapat memanfaatkan forum aliansi untuk mengetahui feedback langsung dari pelanggannya mengenai produk dan solusi yang diberikan, serta memiliki kemampuan untuk fokus pada aspek yang benar-benar memberikan nilai tambah bagi pelanggannya dan membuka peluang pengembangan aplikasi baru. Tidak ketinggalan, dapat memanfaatkan standar dan spesifikasi bersama berdasarkan pendekatan kolektif, praktik terbaik dan referensi.

Pengembang Perangkat Lunak

Bergabung dengan Aliansi menawarkan kesempatan bagi mereka untuk berinteraksi dengan konsumen dan promotor (penjualan/ pemasaran) aplikasi, serta membantu mendorong masa depan spesifikasi dan standar yang diadopsi. Di mana inovasi pengembangan perangkat lunak dapat diarahkan untuk membangun solusi berbasis data yang meningkatkan keamanan dan keselamatan, serta menciptakan peluang business intelligence baru. Aplikasi dan solusi perangkat lunak yang mendorong data diperlukan untuk membantu pengguna meningkatkan efisiensi, meningkatkan penjualan, dan mengurangi biaya. Solusi perangkat lunak baru yang menggerakkan spesifikasi perangkat keras akan secara substansial meningkatkan pengembalian investasi melalui model bisnis baru.

Dengan demikian, para pengembang perangkat lunak dapat melakukan beberapa hal ini:

  • Memperkenalkan solusi perangkat lunak inovatif yang memenuhi kebutuhan pengguna yang selalu berubah yang hanya dapat dibayangkan saat ini.
  • Menjadi yang terdepan dalam membentuk solusi keamanan, keselamatan, dan business intelligence di masa depan. Dengan menjadikan perangkat lunak dan aplikasi yang menggerakkan spesifikasi perangkat keras, bukan sebaliknya.
  • Terhubung langsung ke basis pelanggan untuk mengoptimalkan dan menyesuaikan aplikasi dan solusi perangkat lunak dengan kebutuhan pelanggan.
  • Memanfaatkan spesifikasi perangkat keras untuk mendorong inovasi perangkat lunak di pasar.

Produsen System on Chip (SOC)

Salah satu komponen yang distandarisasi secara umum adalah komponen SoC, karenanya produsen ini mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan konsumen utama dari komponen dibesutannya dalam satu atap dan memastikan solusinya sesuai dengan visi bersama dari aliansi untuk masa depan. Komponen ini penting untuk memiliki tingkat kinerja minimum yang diperlukan untuk lebih meningkatkan keamanan dan keselamatan, serta memungkinkan ‘intelligence in the edge’ untuk peluang bisnis yang melebihi batas keamanan dan keselamatan.

Saat ini pengembangan komponen SoC telah menyentuh kamera video dengan menyediakan kapasitas untuk meng-host berbagai aplikasi yang dapat memperluas fungsionalitas sistem dan meningkatkan nilai data. OSSA sedang mengembangkan OS vendor-agnostic yang menyederhanakan integrasi perangkat dan menstandarkan elemen-elemen seperti keamanan siber dan pembaruan patch keamanan.

System Integrator (SI)

Bergabung dengan Open Security & Safety Alliance (OSSA) menawarkan sistem integrator kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan penyedia VMS, vendor perangkat keras, pengembang perangkat lunak, dan pengembang aplikasi dalam satu atap. Bergabung dengan aliansi ini akan membantu mereka memiliki akses ke solusi terbaru yang dapat dipercaya oleh pelanggannya.

Berbeda Dengan ONVIF

Dengan pemaparan tersebut, dapat dipastikan bahwa penyatuan perusahaan di industri keamanan dan keselamatan ini adalah pada intinya untuk mendorong inovasi dan solusi yang dibutuhkan dan diinginkan pelanggan berdasarkan standar dan spesifikasi yang disepakati. Jadi OSSA sama sekali berbeda dengan ONVIF, padahal mereka sering kali dikait-kaitkan.

Bila dijabarkan, ONVIF adalah forum industri terbuka yang menyediakan dan mempromosikan antarmuka standar untuk interoperabilitas yang efektif dari produk keamanan fisik berbasis IP. Sementara OSSA berfokus pada pengembangan framework yang menguraikan platform standar bersama untuk solusi perangkat keamanan dan keselamatan. Selain itu, OSSA mempunyai tujuan untuk mempromosikan model bisnis baru untuk mendorong adopsi layanan yang berpusat pada data.

                                     

Standar OS Lebih Dulu Hadir

Sebagai langkah awal, di tahun pertama berdirinya OSSA ini telah menunjukkan kemampuannya untuk mengeluarkan standar OS untuk kamera pengawas, di mana saat ini pengembangannya dilakukan oleh SAST (Security and Safety Things) adalah perusahaan baru yang sepenuhnya dimiliki oleh Bosch. SAST telah bergabung dalam aliansi bersama dengan 25 perusahaan global lainnya yang telah terdaftar. Menurut CEO SAST, Hartmut Schaper, OSSA telah mempercayakan SAST untuk mengembangkan OS yang lebih menonjol dari para pesaing. Kunci untuk pengembangan OS khusus industri ini adalah memungkinkan pengunduhan aplikasi ke kamera dan akses kamera ke berbagai solusi atau layanan yang diinginkan pengguna.

“OS ini didasarkan pada Android Open Source Project (AOSP) tetapi dikembangkan oleh SAST untuk memenuhi kebutuhan pasar. Kami percaya OS ini akan menarik perhatian pengembang aplikasi di dalam dan di luar industri karena standar API yang memungkinkan aplikasi dikembangkan secara independen dari jenis kamera tertentu,” imbuhnya.

Aplikasinya sendiri dapat diakses dari semacam App Store dan diunduh langsung ke perangkat berdasarkan kebutuhan pengguna secara realtime, tanpa harus mengganti perangkat seperti yang sering terjadi saat ini. Aplikasi dapat diunduh langsung ke perangkat tertentu atau digunakan untuk beberapa perangkat melalui solusi manajemen dari SAST atau penyedia lainnya dengan antarmuka yang disediakan oleh SAST.

“SAST bekerja sama dengan sejumlah pengembang aplikasi untuk mengidentifikasi seperti ‘Killer App’ di masa depan, tetapi sebagai awal kami berharap akan ada banyak solusi analitik yang dapat kami kuasai, misalnya untuk pengenalan pelat nomor, identifikasi objek atau orang dan lainnya,” ujar Schaper.

Diharapkan OS ini bisa menjadi standar de facto dalam industri keamanan. Dan tidak hanya OS, di tahun pertama ini OSSA juga menciptakan spesifikasi umum Technology Stack untuk mengurangi fragmentasi pasar. Bersama OSSA, SAST telah memamerkan versi pertama dari dari OS ini berdasarkan Tecknology Stack untuk membuat prototipe kamera pengawas di ajang ISC West 2019, IFSEC 2019 dan GSX 2019. Peluncuran secara komersial platform ini direncanakan pada kuartal pertama 2020.

OSSA sebagai wadah yang menyatukan perusahaan-perusahaan di industri keamanan dan keselamatan maupun yang terkait ini bisa menjadi jawaban untuk menghadapi tantangan di era yang semakin terhubung ini. Di mana dunia saat ini membuat kita untuk mau tidak mau harus mulai terhubung, tidak lagi memungkinkan untuk perusahaan bekerja sendiri-sendiri dengan membatasi pengguna untuk satu merek saja. Untuk meningkatkan nilai bagi pelanggan dan konsumen, pemangku kepentingan keamanan harus bekerja sama dan menyepakati untuk mengizinkan masing-masing perangkat keras, perangkat lunak, dan sistem saling beroperasi melalui satu platform bersama dengan menetapkan garis dasar untuk kinerja perangkat, keamanan data dan perlindungan privasi.

Banyak yang memandang OSSA memang sebagai jalan keluar untuk menghadapi dunia yang semakin terhubung dan hal ini diharapkan dapat diikuti oleh pelaku industri lainnya untuk turut bergabung. Tidak terbatas hanya kepada para pemain di industri keamanan dan keselamatan, tetapi industri terkait lainnya juga terbuka untuk turut bergabung dalam aliansi yang baru didirikan tahun 2018 ini. Antusiasme atas OSSA terbilang sedemikian besarnya sehingga dalam waktu setahun saja jumlah anggotanya sudah menembus angka 30. Jadi kita tunggu saja inovasi apa selanjutnya yang akan dimunculkan oleh aliansi ini di masa yang akan datang.

Vol. 21 Edisi Desember 2019 - Januari 2020

Baca Juga

© 2019 Indo Security System. All Rights Reserved.